Ilustrasi. Foto: Batam Pos.
Ilustrasi. Foto: Batam Pos.

Batam, MNEWS.co.id – Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencanangkan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk masuk ke pasar internasional terutama ke negara tetangga, Malaysia dan Singapura. Diharapkan ke depannya UMKM bisa turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri.

Kepala Perwakilan BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, UMKM dapat menjadi penopang bagi stabilitas sistem keuangan dan perekonomian di Indonesia, khususnya Provinsi Kepri.

“Provinsi Kepri sangat potensial dalam pengembangan UMKM Goes International, harus dilandasi dengan berbagai upaya hingga pengelolaan yang baik,” katanya di Batam, Kamis (20/12/18).

Gusti menambahkan, saat ini pihaknya fokus dalam pengembangan UMKM Syariah di wilayah Kepri. Wirausaha syariah memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Pasalnya, saat ini sudah banyak negara lain yang mengembangkan wirausaha syariah, salah satunya Australia.

“Australia menjadi pemasok daging halal dan kita (Indonesia) yang mayoritas muslim justru masih menjadi negara konsumen, bukan produsen,” imbuhnya.

Tidak hanya Australia, lanjut Gusti, sejumlah negara lain bahkan mengklaim sebagai financial hub Halal Tourism, misalnya seperti Jepang dan Thailand.

“Melihat ini Indonesia harusnya sudah konsen untuk mengesa wirausaha syariah dan kita sangat fokus serta mendukung pengembangan UMKM di wilayah Kepri,” ujar Gusti.

Dari data yang dimiliki BI, saat ini pelaku usaha dalam berbagai unit usaha sebanyak 56 juta dan 98,7 persennya merupakan UMKM. “Dari sini bisa dilihat hanya sekitar satu persen lebih yang masuk dalam usaha besar dan UMKM pada produk domestik bruto (PDB) kita memberikan kontribusi hampir 60 persen,” katanya.

Tidak hanya itu pada serapan tenaga kerja jumlahnya juga sangat besar yaitu mencapai 80 persen lebih. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyambut baik adanya kegiatan dan inisiatif BI Provinsi Kepri dalam mengembangkan UMKM. Selain itu kata dia, letak Provinsi Kepri yang strategis menjadi nilai tambah bagi UMKM untuk goes international.

“Hal ini menjadi sebuah tanda akan akan majunya industri yang digerakkan oleh masyarakat melalui UMKM,” tutupnya.

Sumber: Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here