Perancang busana Ria Miranda. (Foto: IDN Times)

Jakarta, MNEWS.co.id – Perancang busana Ria Miranda mengungkapkan bahwa dirinya menerapkan konsep sustainability atau keberlanjutan sebagai strategi agar jenama yang dia miliki, RiaMiranda, tetap eksis di tengah pandemi COVID-19.

Modest wear yang lebih sustainable itu yang diangkat. Jadi dengan baju-baju yang kualitasnya lebih baik, lalu dengan koleksi yang lebih classy,” kata Ria.

Ria mengatakan bahwa saat ini pihaknya mencoba membuat produk fesyen yang dapat memudahkan pelanggan dalam menggabungkan atau mix and match pakaian mereka sehari-hari.

“Biasanya aku prints, sekarang aku coba dengan bordir polosan dengan satu tone color yang ditampilkan, warnanya juga enggak terlalu rumit, jadi lebih mudah di-mix and match. Itu strateginya. Jadi meski cuma satu dress tapi bisa jadi banyak style,” ujar Ria.

Kemudian di tahun 2022, Ria menambahkan bahwa produknya akan lebih banyak bermain dengan detail, tekstur kain, dan tenun. Sehingga meskipun polos pakaiannya tersebut tetap terlihat seperti memiliki pattern atau pola.

“Walaupun polosan tapi terlihat seperti ada pattern-nya. Jadi lebih bisa dipakai lebih lama, desainnya lebih classy,” tambahnya.

Selama pandemi COVID-19, Ria mengaku cukup berjuang keras karena tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan para pelanggannya.

“Brand RiaMiranda ini setiap bulan pasti ada keluar kota untuk bisa ketemu customer, jadi pendekatannya memang sangat personal,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Ia harus mengatur strategi baru dan modest wear yang lebih sustainable dirasa sangat cocok untuk diterapkan saat ini.

Pada Kamis (2/12/21), Ria Miranda baru saja menggelar Annual Show secara hibrida dengan menampilkan 25 koleksi yang mewakili koleksi tahun 2022 dengan tema Minang Heritage. Selain merayakan satu dekade Minang Heritage yang pertama kali diluncurkan pada 2012 lalu, Ria Miranda mengatakan bahwa Ia ingin terus melestarikan budaya dari tempat kelahirannya itu.