Ilustrasi UMKM. (Foto: M Agung Rajasa)

Jakarta, MNEWS.co.id – Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) adalah salah satu sektor yang benar-benar terpukul selama pandemi.

Oke mengatakan dari 64 juta UMKM yang ada di Tanah Air hampir semuanya mengalami penurunan omzet. Oke pun membeberkan setidaknya ada 5 permasalahan yang dihadapi UMKM di Tanah Air selama masa pandemi.

“Pertama adalah turunnya daya beli masyarakat yang membuat UMKM mengalami penurunan pendapatan karena tidak adanya pelanggan. Belum lagi sejak adanya pembatasan mobilitas masyarakat yang membuat semuanya menjadi terhambat,” ujar Oke dikutip dari siaran pers Kemendag.

Kedua adalah adanya hambatan distribusi yang disebabkan karena adanya pembatasan mobilitas. Hal ini pun, membuat para UMKM sulit untuk mendistribusikan barang yang dipesan atau yang dibeli oleh konsumen. “Jadinya, barang yang dibeli itu lama diterima kan,” ujar Oke.

Ketiga adalah sulitnya UMKM mengakses permodalan dan pembiayaan lantaran banyaknya UMKM yang belum bankable. Hal inilah yang membuat banyak UMKM terpaksa melakukan pinjaman dana kepada rentenir lantaran sulitnya meminjam pembiayaan melalui lembaga keuangan formal.

Keempat, sulitnya UMKM mendapatkan bahan baku dan yang kelima adalah terhambatnya produksi karena adanya pembatasan pergerakan tenaga kerja. Hambatan ini, menurut Oke, bukan karena pembatasan mobilitas saja, tetapi juga karena banyak mesin produksi yang belum canggih.

Oleh sebab itu, sudah sewajarnya pemerintah perlu fokus dan semua kebijakan yang dilakukan pemerintah berpihak pada UMKM. Di lain sisi, Ia juga mengajak semua UMKM untuk bisa bertahan dengan cara beradaptasi dan mau berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk ikut ke dalam program milik pemerintah seperti program gerakan Bangga Buatan Indonesia.

“Kita ada program itu, jadi para UMKM bisa masuk ke kanal online, ikut program itu. Di sana akan bertemu dengan banyak pembeli dari mana saja,” ungkap Oke.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here