Penyanyi Anggun C Sasmi foto bareng Yenny Wahid , Shinta Kamdani, Tulus , Muslim dan tim WWF Indonesia. (Foto: KBRI Paris)
Penyanyi Anggun C Sasmi foto bareng Yenny Wahid , Shinta Kamdani, Tulus , Muslim dan tim WWF Indonesia. (Foto: KBRI Paris)

Jakarta, MNEWS.co.id –  Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, adalah rumah bagi banyak flora dan fauna unik di antaranya ialah tumbuhan dan satwa yang diliindungi. Sayangnya, kehidupan flora-fauna di alam bebas terancam karena berbagai faktor. Mulai dari lahan hutan yang beralih fungsi, wildlife crime, hingga perubahan iklim.

WWF Indonesia mencatat bahwa ketersediaan habitat dan luasan ruang jelajah gajah kini semakin terbatas. Akibatnya, makin banyak gajah yang terpaksa keluar dari habitatnya untuk mencari makan. Sehingga, muncul konflik antara gajah dan manusia.  

Dalam rangka membangun kepedulian dan menggalang dukungan bagi program-program perlindungan gajah Indonesia, maka WWF Indonesia berkolaborasi dengan KBRI Paris menyelenggarakan acara bertajuk “A Night for Wildlife Preservation in Indonesia” pada Rabu (13/11/19) di KBRI Paris.

Penyanti Tulus yang juga pendiri gerakan ‘Teman Gajah’, hadir untuk berbagi pengalaman membantu pelestarian gajah Sumatera. Salah satunya melalui kalung ber-GPS untuk memonitor pergerakan gajah-gajah. “Ini bisa mencegah konflik gajah dan manusia,” katanya.

Sementara itu, Muslim yang merupakan aktivis perlindungan gajah dari Gayo, menekankan pentingnya perhatian dan dukungan semua pihak untuk gajah Sumatera. Muslim mengatakan, alam Aceh yang indah sangat menarik untuk dikunjungi, terutama oleh pecinta satwa.

Arrmanatha C. Nasir, Duta Besar (Dubes) RI untuk Prancis  berharap agar lebih banyak masyarakat Prancis yang memahami langkah-langkah yang dilakukan Indonesia untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Komitmen pemerintah Indonesian yang tegas untuk melawan deforestasi dan melakukan restorasi, perlu kita sebarkan. Selama ini, banyak capaian atau inisiatif Indonesia di bidang lingkungan minim pemberitaan. Kurang diekspos,” katanya

Para undangan yang hadir di KBRI, dari kalangan senat, pemerintah, bisnis, media, dan budayawan tampak memberikan perhatian yang sangat baik. Acara ini juga turut dihadiri oleh Anggota Steering Committee Paris Peace Forum (PPF) Yenny Wahid, dan penyanyi Anggun C Sasmi.

Program pelestarian gajah Sumatera oleh WWF Indonesia merupakan salah satu dari 120 program terpilih, yang akan tampil dalam Paris Peace Forum (PPF) ke-2, yang berlangsung pada tanggal 12-13 November 2019 di La Grande Halle de La Villete, Paris.

Setiap tahunnya, PPF menyeleksi dan menampilkan berbagai program, yang dinilai berkontribusi dalam mengatasi berbagai tantangan global. PPF dihadiri oleh pejabat tinggi pemerintahan, organisasi internasional, LSM, lembaga donor atau organisasi filantropi, dan tokoh dunia lainnya.

PPF memberikan sarana bagi para inisiator program untuk memperluas jejaringnya dengan para pengambil kebijakan dan lembaga donor, guna meningkatkan dampak positif dari program yang telah dilaksanakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here