Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM yang diselenggarakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (13/11). (Foto : Tribun Batam)
Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM yang diselenggarakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (13/11). (Foto : Tribun Batam)

Batam, MNEWS.co.id – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menargetkan untuk bisa membantu pembiayaan 5.000 UMKM berorientasi ekspor pada tahun 2024.

“LPDB dalam kebijakan kementerian, ada target indikator kinerja, untuk UMKM ekspor sebanyak 5.000 sampai 2024” kata Braman Setyo selaku Direktur Utama LPDB KUMKM Batam. Namun hingga saat ini, hanya ada 10 UMKM binaan LPDB yang berorientasi ekspor. Braman tetap optimis dengan pencapaian target tersebut.

Braman menambahkan bahwa LPDB tidak akan bekerja sendiri dalam melahirkan UMKM yang berorientasi ekspor, pihaknya juga akan bekerja sama dengan  Kadin dalam menggali potensi mitra binaannya. Selain membantu pembiayaan UMKM, LPDB juga berencana untuk meningkatkan kualitas UMKM dan menghadirkan koperasi modern. Karena saat ini, masih banyak koperasi yang tidak menggunakan teknologi digital.

LPDB KUMKM juga mengadakan sosialisasi serta bimbingan teknis dana bergulir dengan mengundang Dinas Koperasi dan UKM di seluruh Indonesia, perguruan tinggi, Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), dan pelaku usaha koperasi dan UMKM di Batam.

Braman mengatakan bahwa acara tersebut untuk mempercepat serta memperluas jangkauan penyaluran dana bergulir di seluruh Indonesia. Upaya dilakukan dengan kerja sama antara lembaga pendukung seperti Jamkrindo, Jamkrida, Askrindo, BLUD Dana Bergulir, dan lembaga terkait lainnya.

Braman berharap acara Sosialiasi dan Bimbingan Teknis dapat membantu para pelaku usaha koperasi dan UMKM dalam mengakses fasilitas dana bergulir LPDB-KUMKM. 

“Terutama bagi mereka yang ingin mengakses fasilitas pinjaman atau pembiayaan dengan bunga murah,” ungkap Braman.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi catatan dan perhatian dari Dinas Koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia dalam mendukung para pelaku potensial. Khususnya para pelaku yang ada di Batam untuk meningkatkan perekonomuan daerah dan ekonomi nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here