Erick Thohir Promosikan Sepatu Lokal Produk Bandung. (Foto: Instagram/erickthohir)

Jakarta, MNEWS.co.id – Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) disebut-sebut jadi garda penentu bangkitnya ekonomi di Indonesia, tentunya hal itu perlu didukung penggunaan produk lokal asal tanah air.

Buktinya, Menteri BUMN Erick Thohir menggunakan sepatu brand lokal asal Bandung untuk pergi ke kantor. Ia mengunggah foto sepasang sepatu pentopel berwarna hitam dengan bahan kulit. Diketahui, itu bermerek Blankheim Cap-Toe.

Merek sepatu yang memiliki akun instagram @blankenheimstyle tersebut memiliki basis di Bandung. Erick Thohirtertarik dengan desain yang dimiliki brand sepatu tersebut. “Saya suka desainnya yang simpel tapi tetap stylish. Cocok banget buat melengkapi penampilan smart casual atau event,” katanya.

Dibalut bahan kulit halus, sepatu hitam bertali tersebut terlihat kokoh dan cocok digunakan oleh Menteri Erick Thohir. Menutup postingannya, Ia mengatakan bahwa masyarakat perlu mendapatkan kemudahan untuk berwirausaha. Ia lantas melempar pertanyaan kepada warganet terkait usulan produk lokal mana lagi yang perlu dia review.

Lebih lanjut dalam unggahannya, Erick mengatakan bahwa BUMN telah melakukan beberapa upaya untuk mendukung sektor UMKM di Indonesia.

“Kementerian BUMN sudah melakukan beberapa program untuk UMKM melalui pembiayaan ultramikro & KUR, penyediaan tempat usaha di ruang publik, pembelian hasil pertanian/perikanan dan lainnya(untuk detilnya swipe ya),” tulisnya.

Beberapa program tersebut di antaranya kredit ultramikro tanpa jaminan melalui PNM (Umi, Mekaar, ULaMM), Kredit Usaha Rakyat bunga rendah melalui Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri), Pengadaan BUMN oleh UMKM lewat pasar digital (PaDi UMKM).

Lapak UMKM di infrastruktur publik sebesasr 30 persen di wilayah rest area, pelabuhan, stasiun, dan bandara, kemudian, Rumah BUMN di 247 titik. Pembelian hasil pertanian atau perikanan lwat Bulog, RNI, Perikanan Nusantara, dan lainnya. Serta pendampingan, event promosi penjualan sampai dengan ekspor oleh BRI, Telkom, BNI, Pertamina dan perusahaan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here