Bogasari Siap untuk Mengembangkan Pasar UKM di Kalimantan

Rasti R | 19 Agustus 2019, 13:45 WIB

Samarinda, MNEWS.co.id - Bogasari terus melakukan berbagai edukasi serta kegiatan promosi guna mendorong usaha kecil menengah (UKM) yang baru serta meningkatan usaha para pelaku UKM yang sudah ada saat ini. Potensi pasar UKM dalam sektor makanan berbahan tepung terigus memang masih sangat terbuka lebar, termasuk salah satunya adalah berbagai provinsi yang ada di pulau Kalimantan melalui kegiatan  KIAT (Kunci Informasi dan Teknologi) dan Sajian Bersama Bogasari (SBB). Acara Gelegar Hadiah Bogasari Mitra Card (BMC) yang telah dilaksanakan pada Minggu (18/7) di Big Mall, Samarinda, Kalimantan Timur.

"Sampai saat ini, konsumsi tepung terigu di sektor UKM di wilayah Kalimantan mencapai hampir 15 ribu ton per bulannya dan sekitar 75% adalah pengguna terigu Bogasari. Pasar UKM ini potensial bertumbuh dan Bogasari akan terus meningkatkan kualitas produk dan layanan untuk meraih pasar UKM," ujar Yuni.

Yuni juga menjelaskan bahwa program  Penyelenggaraan Gelegar Hadiah BMC Tahap 1 tahun 2019 yang diadakan di Kota Samarinda adalah sebuah bentuk apresiasi Bogasari terhadap pertumbuhan pasar UKM berbasis tepung terigu yang ada di provinsi Kalimantan Timur yang merupakan ke-2 terbesar setelah Kalimantan Barat. Saat ini sudah ada 2.300 pelaku UKM yang sudah menjadi anggota BMC, dari jumlah tersebut 700 diantaranya berlokasi  usaha di Kalimantan Timur dan 50% berada di wilayah Samarinda.

Dalam acara Gelegar Hadiah BMC , Bogasari menghadirkan 20 pelaku UKM yang membuka stan penjualan dan UKM yang hadir diantaranya adalah Cake Salakkilo, Roti Durian Panglima, Elat Sapi Beppa Janda, Cahaya Nikmah Bakery, Mantao Fya, Lapis Labu, Kripiki Bawang Irma, Salwa Bakery, dan masih banyak lagi. 

Untuk mengupayakan perkembangan usaha anggota BMC, saat ini Bogasari sedang mengadakan KIAT di 23 kota di Indonesia dan salah satunya adalah Samarinda, Pontianak dan Banjarmasin. Kegiatan KIAT ini juga memiliki 3 program edukasi yaitu pengenalan produk naturich, pemasaran yang dilakukan secara digital, dan talkshow berupa testimoni UKM mitra Bogasari. Bogasari juga akan memberikan fasilitas kepada para UKM yang sudah tergabung dalam berbagai paguyuban untuk pembuatan sertifikasi halal sebagaimana yang memang diwajibkan oleh Pemerintah mulai akhir tahun 2019 ini.

Sementara untuk mengupayakan lahirnya UKM baru Bogasari akan mengadakan edukasi Sajian Bersama Bogasari (SBB) di sekitar 200 titik di 35 kota atau kabupaten di Indonesia. Peserta yang dapat mengikuti program ini adalah para pelaku UMKM yang sudah menjadi anggota BMC yang mewadahi keanggotaan mitra Bogasari dengan UMKM. Program ini sudah diadakan sejak tahun 2002 dengan jumlah yang mencapai sekitar 43 ribu secara nasional.

Tentang Penulis
Rasti R
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar