Ilustrasi Nasi Kebuli. (Foto: IDN Times)

Jakarta, MNEWS.co.id – Nasi kebuli merupakan salah satu hidangan nasi berbumbu dengan cita rasa khas, lezat, serta gurih yang bisa ditemukan di Indonesia. Tidak sedikit pelaku UMKM yang memanfaatkan peluang usaha nasi kebuli dengan beraneka ragam sajian serta kreasi unik yang menggugah selera.

Salah satunya adalah Ina Diana, pelaku UMKM pemilik usaha nasi kebuli Dapur Rizky yang terletak di Jl. Asem Baris Gg. O No. 7, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Diana mengatakan usahanya ini dirintis sejak Agustus 2020 di tengah kondisi pandemi yang terus menaik serta pengetatan PSBB pada saat itu. Selain itu, Diana juga melihat peluang karena di tempatnya tinggal belum ada yang menjual nasi kebuli dan nasi biryani.

Diana menceritakan sebelumnya Ia merintis usaha cupcake dengan merek Raya Cakes yang menjual kue untuk acara seperti ulang tahun, reuni, buka bersama, hingga gathering. Namun memasuki masa pandemi, usaha tersebut berhenti karena tidak adanya pesanan yang masuk. Padahal sebelumnya setiap minggu ada konsumen yang memesan untuk kegiatan ulang tahun dan pesta. Akhirnya Diana pun banting stir dengan merintis usaha nasi kebuli Dapur Rizky hingga saat ini.

Tampilan Kemasan Nasi Kebuli Dapur Rizky. (Foto: Dapur Rizky)

Nasi Kebuli Dapur Rizky memiliki varian nasi kebuli ayam dan kambing. Untuk bahan baku seperti daging ayam, Diana membeli di sebuah toko khusus olahan daging yang sudah menerapkan standar halal MUI. Lalu untuk daging kambing, Ia membeli dari penjual daging kambing langsung yang sudah terjaga kualitasnya.

Sementara untuk rempah-rempah seperti kapulaga India, beras basmati kualitas premium, dan lainnya Diana membeli di sebuah toko khas Timur Tengah yang terletak di daerah Dewi Sartika, Jakarta Timur.

Dari segi harga, produk Dapur Rizky menjual berkisar Rp15.000,- untuk 1 boks dengan isian nasi kebuli, lauk ayam, acar nanas, mentimun, dan wortel. Ia juga menghadirkan harga promo nasi kebuli dan nasi biryani beras basmati dengan menawarkan paket bundling dengan harga terjangkau.

Diana menambahkan, selain memiliki harga yang terjangkau, banyak konsumen yang membeli produknya lantaran melihat penyanyi dangdut Inul Daratista yang memesan nasi kebuli buatannya dan dipromosikan melalui Instagram Story.

“Sebelumnya mbak Inul Daratista pernah mencoba nasi kebuli buatan saya, nah ini jadi salah satu alasan para pembeli membeli product nasi kebuli Dapur Rizky,” ungkapnya.

Dari awal membangun usaha ini, Diana menjual produknya sesuai dengan permintaan konsumen (open pre-order) yang memesan secara langsung ataupun online. Ia juga mempromosikannya melalui Facebook, Instagram, WhatsApp, serta strategi word of mouth. Hal ini dikarenakan banyak konsumen yang membeli produknya berdasarkan rekomendasi dari pembeli yang sudah mencoba terlebih dahulu.

Sementara untuk pemasaran offline, biasanya Diana menjualnya dengan box dan motor lalu berkeliling di sekitaran pasar ataupun tempat yang ramai. Hal ini Ia lakukan agar banyak konsumen yang membeli, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan rutin ‘Jumat Berkah’ Dapur Rizky bersama dengan ibu-ibu komunitas Jumat Berkah membagikan produk mereka dari masjid ke masjid secara gratis. (Foto: Dapur Rizky)

Hal yang unik dari pemasaran nasi kebuli Dapur Rizky adalah hadirnya program mingguan yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Jumat. Untuk kegiatan di hari Senin, Ia membuat ‘Dapur Rizky on the street’ setiap pukul 06.00 pagi dengan membagikan nasi kebuli gratis untuk driver ojek online, pedagang kaki lima, tuna wisma, hingga penyapu jalan. Sementara di hari Jumat, bersama dengan ibu-ibu komunitas Jumat Berkah membagikan produk mereka dari masjid ke masjid secara gratis.

Ke depannya, Diana berencana ingin membuka kedai usaha nasi kebuli dengan berbagai menu yang diminati oleh para pelanggannya dengan harapan bisa membantu orang lain untuk bekerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here