Ilustrasi

Jakarta, MNEWS.co.id – Perum Jamkrindo mendapatkan apresiasi sebagai perusahaan penjamin kredit usaha rakyat (KUR) terbaik dalam ajang KUR Award Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution kepada Direktur Utama Perum Jamkrindo, Randi Anto di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

“Penghargaan ini menjadi pendorong bagi Perum Jamkrindo untuk terus berinovasi memberikan layanan yang prima bagi kepentingan UMKM,” kata Randi Anto melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi pemerintah daerah, penyalur, penjamin, dan pendukung program KUR terbaik di tahun 2018. Darmin mengatakan, pemberian penghargaan ini dilakukan untuk memotivasi pemerintah daerah, penyalur, penjamin, dan pendukung program KUR agar berperan serta membantu pemerintah dalam menyalurkan KUR.

Kriteria penilaian yang dilakukan oleh tim penilai dan tim teknis adalah pemenuhan tugas-tugas terkait program KUR, upaya pendukung penyaluran KUR sektor produksi, dengan penetapan pemenang melalui penilaian aspek kualitatif berdasarkan dokumen, presentasi, dan wawancara.

Program KUR telah mengalami beberapa perubahan, baik skema maupun regulasi. Salah satu perubahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk terus mengembangkan UMKM adalah penurunan suku bunga. Suku bunga KUR pada tahun 2018 adalah sebesar 7 persen, turun dari tahun 2017 sebesar 9 persen serta tahun 2015-2016 yaitu 12 persen.

Perubahan skema, regulasi, dan sistem informasi tersebut membawa dampak yang positif bagi kinerja program KUR. Dari tahun 2015-2018, KUR sudah tersalurkan kepada 13.258.016 UMKM dengan total plafon sebesar Rp317 triliun.

Kinerja penyaluran KUR yang baik tersebut juga diikuti dengan terjaganya kualitas KUR yang tercermin dari tingkat NPL KUR sampai tahun 2018 ini sebesar 1,24 persen.

Sampai dengan kuartal III/2018, penjaminan KUR Perum Jamkrindo mencapai Rp41,302 triliun dengan UMKM yang telah dijamin sebanyak 1,65 juta UMKM.