Bekraf Siapkan Pelaku Ekraf Lampung Tengah Akses Permodalan Non Perbankan. (Foto: Bekraf/Betha)
Bekraf Siapkan Pelaku Ekraf Lampung Tengah Akses Permodalan Non Perbankan. (Foto: Bekraf/Betha)

Lampung Tengah, MNEWS.co.id – Pemahaman pelaku ekonomi kreatif (ekraf) terkait permodalan non perbankan perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan permodalan mereka.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) membekali pengetahuan permodalan non perbankan serta cara mengaksesnya kepada 100 pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Lampung Tengah. Melalui acara Bekraf Venture: Peningkatan Kesiapan Akses Fasilitas Permodalan Non Perbankan untuk Pelaku Ekonomi Kreatif di Kabupaten Lampung Tengah, Bekraf meningkatkan pemahaman terkait permodalan non perbankan yang bisa diakses pelaku ekonomi kreatif Lampung Tengah untuk memenuhi kebutuhan permodalan.

Dalam siaran pers Bekraf, Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah menuturkan, “Salah satu kendala membangun dan mengembangkan usaha adalah permodalan. Deputi Akses Permodalan Bekraf hadir di Lampung Tengah untuk meningkatkan pengetahuan terkait permodalan non perbankan, cara mengaksesnya, dan cara menarik minat investor untuk berinvestasi.”

Anggota Komisi X DPR RI, Ir. Dwita Ria Gunadi menambahkan materi terkait peran sektor ekonomi kreatif dalam pembangunan ekonomi pada sekapur sirih saat acara Bekraf Venture di Hotel Revive Kabupaten Lampung Tengah. Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah; dan Anggota Komisi X DPR RI, Ir. Dwita Ria Gunadi; menjelaskan peran pemerintah pada sektor ekonomi kreatif dalam pembangunan ekonomi Indonesia dan Kabupaten Lampung Tengah.

Bekraf Venture meningkatkan kesiapan pelaku usaha ekonomi kreatif untuk mengakses pembiayaan terutama terkait perencanaan pengajuan permodalan sekaligus meningkatkan networking pelaku ekonomi kreatif.

Dari sisi investor, Bekraf menghadirkan Widyaningrum Pemimpin Cabang Perum Jamkrindo Bandar Lampung, Novri Al Hamid Direktur Utama PT Sarana Lampung Ventura, Harjono Sukarno Direktur Operasional PT PBMT Ventura memberikan masukan terhadap skema permodalan lembaga non perbankan, kriteria dan prosedur mengaksesnya, potensi risiko dan mekanisme mitigasi risiko, serta proposal yang menarik minat investor untuk berinvestasi.

Dengan mendapat pengetahuan permodalan non perbankan dari investor, diharapkan dapat meningkatkan peluang pelaku ekonomi kreatif Lampung Tengah untuk mendapatkan permodalan non perbankan.

Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah menambahkan informasi program Bekraf untuk meningkatkan akses permodalan pelaku ekonomi kreatif, diantaranya Food Startup Indonesia untuk subsektor kuliner, Akatara dan Docs by the Sea untuk subsektor film, dan GoStartup Indonesia untuk subsektor Aplikasi dan Pengembang Permainan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here