Ilustrasi hasil karya desain fesyen para mahasiswa LaSalle College. (Foto: dok. LaSalle College)

Jakarta, MNEWS.co.id – Sekolah Tinggi Desain LaSalle College Jakarta menggelar Pameran Pertunjukan Wisuda 2020/2021 secara bersamaan dan virtual. Kegiatan tahunan yang biasanya diselenggarakan luring oleh LaSalle Jakarta terpaksa urung dilakukan dan beralih ke daring karena pandemi covid 19.

Pameran kali ini mengangkat pesan kampanye ‘Stay Healthy, Stay Creative’.  Melalui Virtual Graduation exhibition ini, Lasalle Jakarta tetap berkomitmen untuk memfasilitasi dan mendukung semua siswa dan lulusannya agar bisa tetap kreatif dalam berkarya.

Virtual Exhibition Lulusan LaSalle Jakarta merupakan pameran hasil karya  Mahasiswa desain pertama di Indonesia yang dikemas Dalam Konsep 3D art Galery, Lasalle Jakarta bertujuan untuk terus mendukung dan memfasilitasi lulusan Lasalle Jakarta. 

“Para lulusan dan siswanya diharapkan tetap bisa memamerkan karya-karya mereka secara virtual ke publik di tengah kondisi pandemi saat ini,” ujar Alvira, Admission, Marketing dan Promotion Manager Lasalle Indonesia dikutip dari Grid.id.

Pameran Pertunjukan Wisuda oleh LaSalle College Jakarta tahun 2020/2021, akan diselenggarakan secara virtual dengan rangkaian acara virtual gallery exhibition hasil karya para Mahasiswa dari LaSalle College Jakarta dan virtual webinar.  Tema yang diusung pada tahun ini adalah ‘MADAKA’.

Kegiatan pameran virtual ini, akan diselenggarakan tiga hari berturut-turut pada 30 Juli-1 Agustus  Untuk menyaksikan acara ini secara virtual dan gratis dapat langsung reservasi e- ticket di lasallecolleg.ac.id.

Kegiatan pameran virtual ini akan mempertunjukkan beberapa rangkaian virtual pameran, yang fokus pada hasil desain para Mahasiswa LaSalle College Jakarta. Meliputi portfolio selama mereka melakukan studinya di lingkungan kampus.

Beberapa pameran virtual yang dihadirkan seperti, pameran desain virtual masing-masing program studi di LaSalle College, peragana busana virtual, seminar desain dan lokakarya virtual.

Secara khusus untuk para mahasisawa dari program Fashion Desain, akan mempertunjukkan Virtual Fashion Show yang menampilkan koleksi busana dengan kebudayaan Sumba yang didominasi kain-kain tradisional dan motif-motifnya dalam interpretasi desain yang modern.

Daerah Sumba sangat terkenal dengan motif tenun tradisionalnya yang sangat indah dan rumit. Motif-motif tersebut banyak menggambarkan kehidupan masyarakat Sumba sehari-sehari.

Ada sebagian motif tenun Sumba yang terpengaruh oleh kebudayaan luar, seperti motif naga dari Cina, motif patola dari India, dan motif Ratu Wilhelmina dari Belanda.  Bahan baku kain tenun Sumba menggunakan benang kapas dihasilkan dari tanaman pohon kapas yang banyak ditanam para penenun Sumba secara organik.

Pewarnaan kain-kain tenun tradional Sumba juga menggunakan bahan-bahan dari alam.  Seperti akar pohon, daun, dan juga rempah-rempah untuk menghasilkan ramuan pewarna alam yang tahan puluhan hingga ratusan tahun. Oleh karena itu, kain tenun tradisional Sumba secara tidak langsung mendukung keberlangsungan lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat Sumba (sustainability).

Selain itu, guna memberikan pengalaman berselancar secara virtual.  Tim LaSalle College Jakarta mempersiapkan visual secara dengan teknologi terkini secara tampilan tiga dimensi (3 D), di mana para pengujung akan merasakan perjalanan virtual modern yang canggih dan tidak terlupakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here