Saran Presiden Jokowi: UMKM Tidak Masuk ke Produk Massal

Regina Mone | 13 Juli 2019, 14:20 WIB

Jakarta, MNEWS.co.id - Presiden Joko Widodo menyarankan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yagg berorientasi ekspor untuk tidak masuk ke sektor produk massal karena akan kalah bersaing dengan produk massal dari negara-negara yang sudah memproduksinya.

“Jangan masuk yang mass product, itu bersaing kita kalah dengan negara-negara yang sudah memproduksi secara massal,” kata Presiden Jokowi dilansir dari rilisan berita Antara seusai membuka pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 di Jakarta Convention Center, Jumat (12/7/2019).

Hal itu dikatakan oleh Presiden Jokowi untuk menanggapi program UMKM Indonesia masuk pasar internasional sementara kondisi pasar dunia sedang melemah.

“Enggak semua melemah. Sebetulnya kan pasar-pasar tertentu itu masih banyak peluang,” ujar Presiden didampingi Gubernur BI Perry Warjiyo, Seskab Pramono Agung, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf.

Presiden menyebutkan UMKM Indonesia memiliki peluang besar masuk pasar global di produk handycraft atau produk yang penuh dengan keterampilan tangan.

“Kekuatan kita ada di situ. Coba dilihat produk-produk yang ada di sini, semuanya kelihatan kelasnya. Masuknya di situ. Kalau misalnya UKM kita masuknya ke produk-produk massal, ya kalah dengan barang-barang dari negara lain,” katanya.

Presiden Jokowi juga memuji langkah Bank Indonesia dalam membina dan mengembangkan produk-produk UMKM Indonesia hingga masuk ke pasar ekspor.

“Saya melihat ada lompatan dari sisi kualitas, baik kualitas, kemasan, upaya membangun brand saya lihat bagus. Kemudian disain berubah sangat drastis dan mulai dimasukkan ke marketplace, ke pasar digital,” ujarnya.

Presiden berharap makin banyak produk yang masuk ke pasar internasional termasuk melalui saluran digital.

“Cara-cara yang dilakukan BI ini sangat bagus, saya lihat ada seleksi. Ada yang menguratori, memang prosesnya seperti itu sehingga ketemu produk-produk premium, produk dengan kualitas tinggi, sehingga dijual dengan harga berapapun orang akan senang,” ucapnya.

Mengenai dukungan infrastruktur digital, Jokowi mengatakan saat ini seluruh daerah di Tanah Air sudah terhubung semua.

“Memang belum secepat yang kita ingin, tapi paling tidak seluruh Tanah Air sudah tersambung,” kata Jokowi.

Tentang Penulis
Regina Mone
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar