Ilustrasi Kopi Bubuk. (Foto: Freepik/user16945876)

MNEWS.co.id – Produk kopi olahan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yang dikenal dengan nama Bermani Coffee tampil di Festival Pasar Senggol Turki 2022.

Alhamdulillah, Bermani Coffee dipercaya ambil bagian dalam kegiatan Festival Pasar Senggol Turki tahun 2022,” kata pemilik Bermani Coffee, Haris Gunawan dalam keterangan tertulis yang dilansir MNEWS.co.id dari Antara.

Haris menjelaskan, Bermani Coffee yang berasal dari Desa Purwodadi, Kecamatan Bermani Ulu tersebut, sebelumnya meraih medali emas di ajang Kejuaraan Kopi Internasional AVPA 2019. Kopi olahan ini pun sekarang semakin dikenal setelah tampil di Pasar Senggol Turki 2022.

Tampilnya produk UMKM Rejang Lebong di ajang internasional ini merupakan hasil kolaborasi Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPID) dan Kementerian BUMN dengan Konsulat Jenderal di Instanbul, Turki, bekerja sama dengan Rumah BUMN PLN Kepahiang yang merupakan binaan PT PLN (Persero) UIW S2JB.

Dubes RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal (tengah) menunjukkan produk UMKM Bermani Coffee yang tampil di Festival Pasar Senggol Turki 2022. (Foto: ANTARA/HO-Bermani Coffee)

Kehadiran Bermani Coffee dalam ajang Festival Pasar Senggol Turki yang berlangsung dari 1-6 Juni 2022 itu tidak hanya melambungkan nama produk mereka, namun juga mengangkat kopi Bengkulu dan Provinsi Bengkulu secara luas di dunia luar.

Sementara itu, salah satu fasilitator Rumah BUMN PLN S2JB, Agung Yudha Prawira menjelaskan, bahwa Pasar Senggol Turki menjadi ajang promosi UMKM mitra BUMN untuk menembus pasar internasional.

Kegiatan tersebut diikuti oleh mitra Rumah BUMN binaan PLN, BRI, BNI, Pertamina, dan Mandiri serta beberapa UMKM dari negara Thailand dan Malaysia, juga para 80 UMKM Indonesia di Turki dengan mengusung tema pasar senggol khas Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, semoga dapat berkelanjutan sehingga semakin banyak UMKM mitra unggulan Rumah BUMN, khususnya PLN, berkesempatan untuk menunjukkan daya saing kualitas produk lokal kepada dunia,” urainya.

Selain itu, Agung juga berharap kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara untuk membangun jaringan distribusi dan penjualan produk ke berbagai negara di Eropa.

Pada pelaksanaan festival ini, sejumlah petinggi perusahaan besar seperti Indofood dan Unilever di Turki datang guna melihat produk UMKM Indonesia tampil di Instanbul sehingga bisa menjadi tempat pemasaran serta memperkenalkan produk guna dipasarkan ke sejumlah negara di Eropa.