Ngopi, Ngobrol, dan Mikir di A Cup of Moka

Dewi Fadhilah Soemanagara | 24 Januari 2019, 12:03 WIB

Jakarta, MNEWS.co.id – Di balik budaya ngopi yang terkesan santai dan ringan, kerap menyimpan topik obrolan yang ‘berat’ dan butuh berpikir keras. Inilah filosofi yang diusung oleh A Cup of Moka (ACOM), sebuah program edukasi bagi pelaku UKM Indonesia yang dibawakan dengan santai, namun tetap membahas materi yang berbobot.

Head of Community Moka, Jafar Fakhry, mengatakan, peserta yang mengikuti A Cup of Moka di 5 kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung sepanjang tahun 2018 menunjukkan lebih dari 90 persen tingkat kepuasan. Hal ini dikarenakan, sharing dua arah yang dilakukan.

“Kita juga mau belajar dari audiens. Setiap event A Cup of Moka kita selalu open discussion, kalau ada case yang bisa kita selesaikan bareng-bareng,” pungkas Jafar dalam acara Konferensi Pers launching A Cup of Moka di CGV Cinema fX Sudirman, Selasa, (22/1/2019).

Apa sih yang membedakan A Cup of Moka dengan seminar yang ada di luar? Jawabannya hanya 1, lanjut Jafar, karena Moka sebagai startup kasir digital bagi pelaku UKM Indonesia selalu memberikan data driven content. Peserta yang ikut juga akan mendapatkan special gift, bukan hanya exclusive merchandise tapi juga e-book gratis berisi data, dan games interaktif serta selected merchant untuk mengisi booth selama acara berlangsung.

Ada juga business inspiration dan business practice. Business practice, mengajarkan tentang hal-hal yang bersifat practical dari expertny seperti digital marketing, membuat loyalty program, materi bagaimana cara membuat foto produk yang menarik sesuai dengan target audiens, dan masih banyak lagi. Sedangkan business inspiration mengajak top-merchant Moka untuk membagikan tipsnya dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

Program pengembangan UKM yang digagas oleh Moka sangat beragam. Moka Learning Hub mengedukasi pelaku UKM dan masyarakat secara online, yakni dengan memberikan newsletter, mailing list mingguan mengenai inspirasi bisnis, berbagi lewat blog dengan artikel inspiratif mengenai business insight, dan membagikan e-book gratis berisi data komprehensif seputar bisnis.

Selain itu, Moka Learning Hub juga mengedukasi secara offline agar bisa menjangkau para pelaku UKM secara langsung, yakni dengan seminar interaktif yang ditujukan bagi merchant Moka maupun publik dalam A Cup of Moka, Moka Meet Up yaitu seminar interaktif khusus untuk merchant Moka, dan PUKM atau Pahlawan UKM, yaitu program kolaborasi dengan Koinworks dan Jurnal. A Cup of Moka ingin lebih banyak lagi merangkul pelaku UKM di tahun ini, tujuannya untuk membantu meningkatkan 8 juta UKM bisa go digital hingga 2020 nanti.

“Kita di 2019 sangat terbuka dengan perusahaan atau komunitas yang punya misi yang sama untuk memajukan UKM,” tandas Jafar.

Ada 3 pilar dalam A Cup of Moka, yaitu Learning, menghadirkan expert serta praktisi yang siap membagikan ilmunya, kemudian Networking, kesempatan untuk berkenalan dan menjalin kerja sama dengan sesama pelaku bisnis, dan marketing, yakni kesempatan bagi para speaker dan supporter untuk mengenalkan produknya.

Uniknya, di setiap acara A Cup of Moka ini peserta yang hadir akan memperoleh secangkir kopi untuk menemani ngobrol-ngobrol sembari bertukar pikiran. Ada kaitannya antara secangkir kopi dengan budaya ngopi yang lekat dengan inspirasi dan diskusi seru di dalamnya.

“Tidak hanya mendapatkan ilmu dari workshop, e-book berisi data maupun business insight, A Cup of Moka ibarat secangkir kopi yang ringan tapi topik yang dibahas di antaranya tidak selalu ringan. Ada relevansi antara A Cup of Moka dengan kopi yang dibagikan dan budaya ngopi,” tutup Jafar.

Tentang Penulis
Dewi Fadhilah Soemanagara
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar