Ilustrasi UMKM. (Foto: Republika)

Jakarta, MNEWS.co.id – Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sangat terdampak pandemi Covid-19. Oleh karena itu, peran serta semua pihak dari masyarakat, pelaku usaha, pemerintah pusat maupun daerah sangat penting artinya untuk sama-sama melindungi mereka dari keterpurukan.

“Melindungi UMKM di tengah pandemi terutama dari sisi permodalan memang ada peran pemerintah melalui restrukturisasi, stimulus maupun BLT. Tetapi untuk keberlangsungan UMKM, salah satunya dengan gencarkan gerakan membeli produk teman,” kata Ketua Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD Hipmi) Bali Agus Pande Permana Widura.

Mekanisme yang bisa diterapkan yaitu masyarakat, pelaku usaha saling membantu teman yang memiliki usaha dengan cara membeli produknya. Harapannya, dengan membeli dan mempromosikan produk teman, dapat membantu UMKM dari masalah ekonomi pada masa pandemi Covid-19. Mengoptimalkan skema belanja dari teman merupakan upaya konkret dalam menekan perputaran uang tidak keluar dari Bali

Agus menjelaskan, di Bali ada banyak UMKM yang berkualitas dan berkuantitas yang bisa bersaing untuk standar internasional. Sektor usaha ini mungkin bisa dibantu untuk dibukakan jalan dan dipermudah untuk prosesnya, agar ekspor ini bisa semakin terbuka. “Dengan melihat peluang tersebut, kami kira strategi kedua yaitu pemerintah membuka pintu ekspor bagi pelaku UKM dan UMKM sehingga bisa menembus pasar potensial di luar negeri,” ujarnya.

Kemudian, tentu adanya bantuan stimulus ekonomi dari pemerintah kepada pelaku usaha di Bali. Sebab tantangan ekonomi pada 2021 ini masih tergolong berat. Terlebih, Pulau Dewata sebagai penyumbang devisa kepariwisataan nasional selama ini memiliki kontribusi signifikan bagi pendapatan negara.

Hal senada dikatakan Ketua Umum Hipmi Denpasar, I Dewa Gde Ngurah Wirayudha. Dalam rangka pertumbuhan ekonomi suatu daerah, peran serta dan dukungan pemerintah sangat diharapkan. Salah satu cara yaitu mendorong masyarakat untuk berbelanja produk lokal, khususnya produk UMKM. Harapannya, akan terjadi perputaran ekonomi dan menumbuhkan dunia usaha di tengah krisis multidimensi akibat pandemi Covid-19.

Dukungan pemerintah lainnya lewat tender-tender yang melibatkan UMKM lokal dan sebagainya sehingga dapat menggerakkan perekonomian  lokal. Pihaknya pun terus mendorong anggota Hipmi Denpasar untuk terus melakukan inovasi dan kreasi dengan berbasis teknologi dan kebutuhan pasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here