Herawanto dalam Pembukaan Temu Responden 2019 dan Onboarding UMKM dengan “Bisnis dan UMKM Unggul Go Digital” di Banjarmasin Rabu (2/10/19). (Foto : Antaranews Kalsel)
Herawanto dalam Pembukaan Temu Responden 2019 dan Onboarding UMKM dengan “Bisnis dan UMKM Unggul Go Digital” di Banjarmasin Rabu (2/10/19). (Foto : Antaranews Kalsel)

Banjarmasin, MNEWS.co.id – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pembukaan Temu Responden 2019 dan Onboarding UMKM “Bisnis dan UMKM Unggul Go Digital”. BI akan terus berusaha mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu hal yang dilakukan adalah mengenalkan pelaku UMKM binaannya dengan ekonomi digital.

Herawanto, Kepala Perwakilan BI Kalimantan Selatan, mengatakan bahwa onboarding UMKM yang dilakukan akan mendorong UMKM Kalsel agar bisa menembus pasar global. “Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh maraknya ekonomi digital yang kini menjadi fenomena Internet of Things dalam pengembangan usaha,” ungkapnya. 

Melalui fasilitas digital tersebut, pelaku UMKM akan dapat memaksimalkan upaya pengembangan usaha, mulai dari permodalan, pembelian, pemasaran, penjualan, hingga distribusi. Selain itu, kemajuan ekonomi digital tidak dapat dilepaskan dari perkembangan e-commerce. Maka dari itu para pelaku UMKM harus dapat memanfaatkan platform yang berfungsi sebagai lapak dagangan online (marketplace).

Dalam mengenalkan berbagai program yang ada, BI juga menghadirkan narasumber untuk menyampaikan pelayanan dan pemasaran melalui marketplace yaitu Shopee Indonesia. Pada kesempatan tersebut BI menghadirkan beberapa metode pembayaran yang digunakan dalam transaksi digital, yaitu Tunai, APMK (kartu debit, kartu kredit), uang elektronik, dan dompet elektronik.

BI bekerja sama  dengan MOKA yang berperan sebagai jembatan pelayanan sistem pembayaran yang mengakomodasikan seluruh perusahaan penyelenggara jasa sistem pembayaran. MOKA mempunyai produk inovatif yaitu Point of Sales, berguna membantu pelaku usaha dalam mengumpulkan logistik ataupun pengelolaan transaksi yang dilakukan hanya dalam satu aplikasi. 

Selain ratusan pelaku UMKM, acara ini juga menghadirkan Darmawan Jaya Setiawan selaku Wakil Wali Kota Banjarbaru, serta Claudio Faldo dan M Riva Yozi dari Shopee Indonesia sebagai pembicara. Selain itu juga ada Achmad Jafar Al-Fakhry dari Moka, Amiranto Ari Wibowo dari Indonesia in Your Hand, Galuh Arumsany dari Bank Republik Indonesia (BRI), dan Ronny Bertho Dharmawan dari Bank Negara Indonesia (BNI).

“Saya harap, Temu Responden dan Onboarding UMKM ini dapat meningkatkan literasi dari sisi sektor riil yaitu para pelaku usaha baik skala besar, menengah, maupun kecil dari sisi otoritas/regulator di Kalimantan Selatan terhadap berbagai perkembangan terkait ekonomi digital,” kata Herawanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here