Ilustrasi pelaku usaha. (Foto: Pixabay)

Jakarta, MNEWS.co.id – Masa PPKM darurat bisa digunakan pelaku UMKM untuk fokus terhadap strategi konten marketing (pemasaran) dan mengalihkan sejenak fokusnya dari angka penjualan.

Platform media sosial yang semula menjadi tempat bermain untuk terhubung secara virtual, kini bisa menjadi platform digital marketing yang digemari para pelaku usaha.

“Membangun brand atau merek lewat media sosial kerap menimbulkan efek viral marketing dan memudahkan brand untuk berinteraksi dan mengkomunikasikan mereknya ke banyak audiens di segala penjuru tanpa terbatas,” ujar Bernard Wibowo selaku konsultan digital marketing.

Ia menilai salah satu permasalahan yang kerap dihadapi kebanyakan merek lokal adalah konten marketing yang bertujuan untuk menggaet konsumen sebanyak-banyaknya. Selama ini, kebanyakan pelaku UMKM hanya fokus ke penjualan langsung, padahal dalam digital marketing ada yang disebut content pillar atau pondasi dari sebuah strategi konten.

Strategi konten ini juga meliputi brand awareness dan konten engagement yang membuat audiens ikut berinteraksi. Misal, konten gaya hidup atau lifestyle yang bisa menambah nilai dari sebuah merek. Konten marketing yang bagus akan menarik audiens menjadi follower, lalu membuat pengguna lainnya untuk berinteraksi bahkan melakukan transaksi.

Meskipun demikian, Ia tidak menampik kebanyakan pebisnis justru memiliki kesulitan dalam membuat konten yang sesuai dengan nilai sebuah merek. Selain itu juga membuat konten yang menarik dengan konsisten.

“Tidak ada salahnya memakai jasa konten sosial media dalam membuat konten yang bisa meningkatkan brand awareness dan ketertarikan untuk mencoba produk yang ditawarkan,” pungkasnya.

Bernard menambahkan untuk mem-branding produk kliennya melalui media sosial merupakan sebuah jembatan untuk mengarahkan para pengikutnya menjalankan transaksi jual beli ke berbagai tempat tempat produk resmi klien dipasarkan .Lebih lanjut Ia kerap membuat ikatan rantai digital terhadap kliennya khususnya dalam bidang pemasaran produk kuliner.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here