Kelompok UMKM saat sedang membuat masker untuk masyarakat di Kantor Gubernur Sulut. (Foto: Istimewa/Tribbun news)

Manado, MNEWS.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey, dan Wakil Gubernur Steven Kandouw memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membuat masker kain melalui pendampingan dari Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Sulut.

Abid Takalamingan, Ketua Baznas Sulut mengatakan, bahwa pemberdayaan UMKM tersebut merupakan inisiatif dari Gubernur Sulut. Menurutnya, selain menyediakan masker kain untuk mencegah penyebaran virus corona, saat ini melakukan pemberdayaan para penjahit lokal yang kini kesulitan mencari nafkah akibat pesanan jahitan menurun drastis dampak dari pandemi corona.

“Ini adalah ide Bapak Gubernur. Baznas Sulut diminta melakukan pendampingan sebagai salah satu lembaga yang berhubungan dengan masyarakat ekonomi bawah. Kegiatan ini bisa menolong mereka selama pandemi corona,” katanya.

Jumlah masker kain yang dibuat puluhan penjahit lokal ini setiap harinya mencapai 1.300 masker dan pada tahap awal ditargetkan sebanyak 100 ribu masker kain dapat diselesaikan untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat Sulut.

“Ini adalah misi kemanusiaan. Ada sekitar dua puluh UMKM yang didampingi Baznas dalam pembuatan masker kain yang telah berlangsung selama tiga minggu. Mesin jahit yang digunakan merupakan milik mereka masing-masing. Tanpa disadari mereka juga telah menjadi relawan kemanusiaan dalam upaya pencegahan COVID19,” ungkap Abid.

Sementara itu, Tati yang juga salah satu penjahit lokal mengapresiasi peranan Pemprov Sulut yang telah meringankan beban hidupnya akibat pandemi COVID19.

“Saya sangat bersyukur karena perekonomian keluarga jadi terbantu dengan pembuatan masker kain ini. Hasilnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata Tati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here