Peserta melakukan kreasi sampah plastik menjadi kerajinan tangan dalam lomba kreasi plastik di Tangerang Selatan.(Foto: ANTARA)
Peserta melakukan kreasi sampah plastik menjadi kerajinan tangan dalam lomba kreasi plastik di Tangerang Selatan.(Foto: ANTARA)

Jakarta, MNEWS.co.id – Dalam memperingati Hari Ibu beberapa waktu lalu, sejumlah lansia dari Bina Lansia Permata, Tangerang Selatan, mengikuti lomba kreasi sampah plastik menjadi kerajinan tangan.

Para lansia yang berusia diatas 65 tahun tersebut, mengikuti lomba kreasi sampah pastik untuk diubah menjadi barang yang lebih bermanfaat. Selain membawa kreasi sampah plastik, mereka juga membawa sampah plastik yang ditukar dengan sembako murah.

“Kami sangat bangga dengan ibu-ibu lansia Bina Permata yang memiliki keterampilan yang tidak kalah dengan anak-anak muda dalam membuat kerajinan dari plastik. Mereka juga memiliki kesadaran yang tinggi untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengumpulkan sampah plastik yang setiap bulan diserahkan kepada pengurus Bina Lansia,” kata Marnie Rusli selaku Koordinator Komunitas Plastik Untuk Kebaikan.

Hasil karya yang diciptakan dari plastik terbuat dari diubah menjadi berbagai macam bentuk, mulai dari tas dan topi dari bekas bungkus makanan, bunga dan vas dari botol plastik, kalung dari limbah plastik dan kain bekas.

Marnie menambahkan kegiatan ini merupakan ungkapan rasa terima kasih yang tidak terhingga kepada ibu-ibu lansia yang dalam sepanjang hidupnya telah memberikan kasih sayang kepada anak-anak dan keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Husna selaku Ketua Bina Lansia Permata mengatakan, pihaknya sangat menghargai upaya yang dilakukan oleh Komunitas Plastik Untuk Kebaikan yang mau berbagi kebahagiaan dengan ibu-ibu lansia yang dikelolanya.

“Ibu-ibu sangat senang karena hasil karya mereka dihargai. Ini bisa menambah semangat hidup mereka,” katanya.

Komunitas Plastik Untuk Kebaikan merupakan komunitas yang mengusung visi membantu pemerintah, membudayakan pengelolaan sampah plastik secara dini, dimulai dari diri sendiri dan dari rumah. Plastik bukan musuh yang harus dihindari tapi dikelola dengan baik sampahnya, karena sampah plastik dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here