Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi meluncurkan platform dagang digital Indonesia Store (IDNStore) secara virtual di Jakarta, Kamis (14/1/21). (Foto: dok. Kemendag)

Jakarta, MNEWS.co.id – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meluncurkan platform dagang digital Indonesia Store (IDNStore). Platform ini dapat dimanfaatkan UKM untuk masuk ke pasar China, Hong Kong, dan Taiwan.

Melalui IDNStore, sebanyak tiga UKM Indonesia berhasil melakukan ekspor perdana produk makanan ke Hong Kong pada 7 Desember 2020 lalu. Pelepasan ekspor perdana tersebut dikawal Konsul Perdagangan Hong Kong.

“Selain mengoptimalkan upaya penetrasi pasar ke kawasan China dan sekitarnya, platform ini juga berperan sebagai inkubator sekaligus acuan bagi UKM Indonesia guna menyasar pasar-pasar ekspor di kawasan lain,” kata Lutfi dilansir dari siaran pers Kemendag

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk China merangkap Mongolia Djauhari Oratmangun menambahkan, ada peluang besar untuk masuk ke pasar China dan sekitarnya lewat digital.

“Digitalisasi, salah satunya melalui IDNStore diharapkan mampu menjangkau celah-celah pasar yang tidak dapat dijangkau melalui kegiatan promosi konvensional,” kata Djauhari.

Djauhari menambahkan, hal itu didukung juga dengan pesatnya pertumbuhan jumlah pengguna internet di China. Pada  periode Januari sampai November 2020, ekspor nonmigas Indonesia ke China, Hong Kong, dan Taiwan secara kumulatif mencapai 31,46 miliar dolar AS.

Kontribusi terbesarnya didominasi ekspor ke China dengan nilai sebesar 26,61 miliar dolar AS. Komoditas ekspor Indonesia ke China, di antaranya nikel, minyak sawit, batu bara, pulp, baja, kertas dan produk kertas ke Hongkong, yaitu produk perhiasan, batu bara, emas, peralatan komunikasi, sarang burung walet, elektronik, dan tembakau.

Lalu komoditas ekspor ke Taiwan, meliputi mesin dan peralatan listrik, plastik, kertas, besi dan baja. Termasuk kain rajutan atau kaitan, filamen buatan, alumunium, tembaga, dan lainnya.