Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah bersama CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Jumat (7/02/2020). (Foto: Humas Pemprov Sulsel)
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah bersama CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Jumat (7/02/2020). (Foto: Humas Pemprov Sulsel)

Makassar, MNEWS.co.id – Bukalapak, salah satu marketplace di Indonesia, tengah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menggerakkan perekonomian rakyat melalui warung dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulsel.

Rencana kerja sama tersebut mendapat sambutan positif Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah saat menerima pihak Bukalapak di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Jumat (7/2/20).

“Kami sangat bersyukur kalau bisa dijual lewat online semua produk khas Sulsel seperti Songko to Bonen dan masih banyak yang lainnya,” ujar Nurdin Abdullah.

Bukalapak dinilai dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital Sulsel melalui berbagai program, produk, dan fitur yang ada dalam layanannya. Dengan rencana kerja sama ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulsel, terlebih soal jual-beli secara digital.

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, banyak berdiskusi dengan Gubernur Sulsel terkait mengeksplorasi berbagai kesempatan untuk menghubungkan pelaku usaha kecil dan warung di Sulsel dengan pasar yang lebih luas secara daring (online).

“Ada beberapa hal yang kita diskusikan terutama mengenai UMKM. Mudah-mudahan bisa kita lakukan sesuatu yang lebih berguna buat masyarakat dan Pemprov Sulsel. Semoga itu bisa menjadi salah satu cara Bukalapak untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sulsel,” ujar Rachmat.

Head Corporate Communication Bukalapak, Intan Wibisono, menjelaskan, saat ini telah ada sebanyak lima juta pelapak, tiga juta warung serta agen mitranya yang bergabung dalam Bukalapak, termasuk di Makassar.

Kerja sama ini merupakan langkah awal dalam mendukung masyarakat Sulsel untuk bisa menikmati informasi digital. “Kita selalu pengin terus-menerus supaya lebih banyak UMKM yang bisa ikut menikmati transformasi ekonomi digital,” pungkas Rachmat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here