Pojok UMKM Stasiun Gambir Hadirkan Preferensi Kuliner Sehat Terjangkau

Dewi Fadhilah Soemanagara | 30 Juli 2018, 11:12 WIB

Jakarta, MNEWS.co.id – Penumpang kereta api di Stasiun Gambir Jakarta Pusat kini tak perlu bingung lagi mencari alternatif menu makan atau sekadar pengganjal perut sebelum numpak sepur. Pasalnya, PT. KAI telah menghadirkan Pojok UMKM Indonesia di pintu utara Stasiun Gambir.

Pojok UMKM yang telah berdiri sejak April 2017 lalu ini tidak hanya menghadirkan menu-menu makan berat seperti nasi rames, nasi padang, ayam penyet, soto dan sebagainya, tetapi juga aneka camilan seperti kue pukis dan bikang, siomay, batagor, makanan dan minuman ringan, serta aneka jajanan lainnya.

Berdasarkan pantauan MNEWS, Pojok UMKM yang mulai beroperasi dari pagi hingga malam ini cukup diminati pembeli, khususnya mereka yang sedang menunggu kereta atau baru saja tiba dari perjalanan jauh. Namun sayangnya, menjelang pukul 7 malam, sudah banyak makanan yang habis dan pedagang yang tutup. Padahal, banyak penumpang yang baru akan berangkat naik kereta justru pada malam hari.

Suasana di sisi lain Pojok UMKM Indonesia Stasiun Gambir pada malam hari (Minggu, 29/7/18).
Foto: (doc/MNEWS)

“Iya sayang banget jam segini udah banyak yang habis, tapi enak sih makanannya dan cukup murah juga harganya,” ujar Ema, salah satu penumpang yang baru saja tiba di Stasiun Gambir kepada MNEWS, pada Sabtu malam, (28/7/18).

Menurut Ema, kehadiran Pojok UMKM ini cukup menggembirakan karena bisa menjadi salah satu alternatif kuliner yang sehat dan terjangkau. Jika dibandingkan dengan restoran atau tempat makan lain yang letaknya di dalam stasiun, selisih harganya memang cukup jauh. Namun, rasanya tidak kalah lezat.

“Kalau makan di resto atau tempat makan dalam stasiun kan cukup mahal yah. 50 ribu-an kisaran harganya. Tapi kalau di Pojok UMKM ini, dengan harga segitu bisa buat makan dua orang. Ada paket murahnya juga,” jelasnya bersemangat.

PT KAI menentukan sejumlah persyaratan kepada pelaku UMKM yang ingin membuka gerai di Pojok UMKM ini, yakni harus sejalan dengan prinsip peningkatan pelayanan kepada para penumpang kereta api. Kebersihan, kerapihan, kenyamanan, dan kualitas produk merupakan item-item yang harus bisa dipenuhi oleh pelaku UMKM agar bisa bekerja sama bisnis dengan pihak PT KAI.

Ke depannya, Pojok UMKM Indonesia ini akan dibuka di beberapa stasiun lainnya di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta. Melalui Pojok UMKM, para pelaku UMKM bisa berkontribusi langsung menjadi lokomotif penggerak perekonomian di Indonesia, selain meningkatkan taraf hidup dan kemandirian.

Tentang Penulis
Dewi Fadhilah Soemanagara
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar