Ilustrasi pelaku UMKM. (Foto: freepik/tirachardz)

MNEWS.co.id – Punya banyak ide bisnis tapi lebih suka bekerja secara mandiri? Mungkin solopreneur adalah pilihan profesi yang sesuai denganmu.

Jika dibandingkan dengan entrepreneur, istilah solopreneur mungkin masih asing bagi sebagian orang. Namun, saat ini istilah tersebut semakin relevan dengan banyaknya profesional yang ingin memulai bisnis secara mandiri tanpa memiliki staf terlebih dahulu.

Solopreneur adalah seseorang yang memulai dan menjalankan bisnisnya sendiri tanpa bantuan orang atau karyawan lain. Solopreneur bertanggung jawab penuh atas semua aspek bisnis, mulai dari ide, pengembangan produk atau jasa, pemasaran, hingga penjualan.

Istilah solopreneur berasal dari kata “solo” yang berarti “sendirian” dan “entrepreneur” yang berarti “wirausahawan”. Jadi, solopreneur dapat diartikan sebagai wirausahawan yang menjalankan bisnisnya sendirian.

Perbedaan Solopreneur dengan Entrepreneur

Meskipun memiliki kemiripan, solopreneur memiliki beberapa perbedaan dengan entrepreneur. Berikut adalah beberapa perbedaan antara solopreneur dan entrepreneur.

Tingkat tanggung jawab
Solopreneur bertanggung jawab penuh atas semua aspek bisnisnya, sedangkan entrepreneur tidak selalu bertanggung jawab penuh atas semua aspek bisnisnya. Entrepreneur dapat memiliki karyawan yang membantunya menjalankan bisnisnya.

Ukuran bisnis
Solopreneur biasanya memiliki bisnis yang lebih kecil dibandingkan dengan entrepreneur. Hal ini karena solopreneur hanya memiliki satu orang karyawan, yaitu dirinya sendiri.

Fleksibilitas
Solopreneur memiliki lebih banyak fleksibilitas dibandingkan dengan entrepreneur. Hal ini karena solopreneur tidak memiliki karyawan yang perlu diatur waktu kerjanya.

Ada beberapa kiat yang bisa kamu coba lakukan untuk menjadi seorang solopreneur sukses. Berikut adalah beberapa kiat sukses dalam memulai untuk menjadi seorang solopreneur.

Kuasai manajemen waktu
Hal pertama yang harus dikuasai saat ingin menjadi solopreneur adalah manajemen waktu. Saat bekerja sendiri, kamu harus mampu mengatur waktu sebaik mungkin untuk mengerjakan setiap pekerjaan.

Terkadang, hal tersebut akan terlalu sulit dilakukan jika kamu tidak memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik.

Mulailah dengan ide yang kuat
Sebelum memulai bisnis, penting untuk memiliki ide yang kuat. Ide yang kuat akan menjadi dasar untuk pengembangan bisnismu.

Lakukan riset pasar
Setelah memiliki ide, penting untuk melakukan riset pasar. Riset pasar akan membantu Anda untuk memahami kebutuhan dan keinginan pasar.

Buatlah rencana bisnis
Rencana bisnis akan membantu kamu untuk menyusun strategi dan tujuan bisnis baik dalam jangka pendej maupun panjang.

Mulailah dengan skala kecil
Jangan langsung memulai bisnis dengan skala besar. Mulailah dengan skala kecil terlebih dahulu, dan kembangkan bisnis Anda secara bertahap.

Tetaplah belajar dan berkembang
Dunia bisnis selalu berubah. Oleh karena itu, penting untuk tetap belajar dan berkembang agar bisnis Anda tetap kompetitif.

Solopreneur adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin memulai bisnis dengan fleksibilitas yang tinggi. Dengan mengikuti beberapa kiat di atas, kamu dapat meningkatkan peluang untuk sukses sebagai solopreneur.