Strategi Kemenpar Tembus Pasar Kuliner Internasional

Regina Mone | 23 November 2018, 16:14 WIB

Jakarta, MNEWS.co.id - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan tiga strategi yang disebut sebagai Diaspora Restaurant untuk mengembangkan industri pariwisata kuliner agar semakin go international. Ketiga strategi tersebut adalah memperkenalkan makanan nasional, sertifikasi lima destinasi wisata kuliner unggulan, dan co-branding Wonderful Indonesia dengan restoran di luar negeri.

“Kelima destinasi wisata kuliner tersebut adalah Bali, Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung. Bali saat ini kita branding menjadi destinasi kuliner dunia berstandar global dan bekerjasama dengan UNWTO,” ujar Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani saat pembukaan SIAL Interfood 2018 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Giri juga menambahkan, sektor kuliner dalam industri pariwisata menyumbang sekitar 30%-40% pendapatan pariwisata. Ekonomi kreatif berkontribusi sebesar 7,38% terhadap perekonomian nasional dengan total PDB sekitar Rp852,24 triliun. Dari total kontribusi tersebut, subsektor kuliner menyumbang 41,69%.

“Diplomasi terbaik di dunia baik secara sosial budaya maupun ekonomi adalah melalui kuliner. Kuliner adalah diplomasi ekonomi paling halus (soft diplomacy). Saya meyakini restoran-restoran Indonesia di luar negeri ini akan menjadi channel diplomasi kuliner yang sangat ampuh untuk mempromosikan Indonesia di luar negeri,” ujar Giri.

Pada kesempatan yang sama, CEO Krista Media Pratama, Daud Dharma Salim mengatakan, SIAL INTERFOOD untuk ke-18 kalinya akan kembali hadir di Jakarta, Indonesia. Pada tahun 2017 lalu, SIAL INTERFOOD telah sukses mengumpulkan lebih dari 900 peserta dari 33 negara dan 53.000 pengunjung dari 49 negara. “Tahun ini diikuti 1.000 peserta dari 35 negara, peningkatan 15 persen atau ditargetkan 75 ribu pengunjung,” ujarnya.

Dalam pameran ini juga akan digelar SIAL Innovations, yaitu pemberian penghargaan tertinggi kepada peserta atas inovasi terbaik untuk produk makanan dan industri pendukungnya. Produk pemenang SIAL Innovations akan dipertunjukkan dalam semua jaringan pameran SIAL INTERFOOD dari Perancis, Kanada, India, Tiongkok, hingga Timur Tengah.

Di acara yang berlangsung hingga 24 November 2018 di JIEXPO Kemayoran ini juga akan diadakan kegiatan La Cuisine Competition berkolaborasi dengan World Chef dan Associations of Culinary Proffesionals (ACP). Dalam acara ini juga akan ada Seafood Show Asia yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Asosiasi Pengusaha Pengelolaan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia dan Vietnam Association of Seafood Exporters & Producers (VASEP), International Tea Expo, dan Cake Decorator Display oleh Comexposium.

Tentang Penulis
Regina Mone
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar