Digitalisasi Jadi Solusi Berkelanjutan dalam Pengembangan Sektor Parekraf Global. (Foto: kemenparekraf.go.id)

Jakarta, MNEWS.co.id – Pemerintah terus mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bertransformasi digital dengan optimal.

Transformasi digital UMKM dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan skala usaha mereka serta perekonomian nasional.

“(UMKM) on boarding (masuk platform digital) bagus, tapi, belum cukup. Yang kami dorong adalah harus ada transaksi dan interaksi dengan pelanggan. Itu yang disebut active selling,” kata Direktur Ekonomi Digital Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo I Nyoman Adhiarna dikutip MNEWS.co.id dari Antara.

Saat ini, Kemenkominfo fokus memberi pembekalan tahap selanjutnya kepada para pelaku UMKM untuk lebih aktif berjualan dengan mengoptimalkan platform digital.

Fokus Kementerian untuk UMKM juga bertambah mulai tahun ini sampai 2021, yaitu agar pelaku UMKM lebih familiar dengan teknologi digital 4.0.

Untuk mewujudkan fokus tersebut, Kemenkominfo mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas penggunaan teknologi di kalangan UMKM, seperti cara menggunakan fitur kode QR, mengoperasikan layanan Point of Sales (POS), menggunakan aplikasi untuk memasok persediaan barang, sampai menggunakan teknologi augmented reality atau virtual reality untuk visualisasi produk.

Pelatihan tersebut, lanjut Adhiarna, perlu dilakukan dengan pertemuan secara tatap muka karena tidak semua materi dan pendampingan bisa diberikan secara online.

Dikutip dari Antara, target pemerintah, termasuk Kemenkominfo, adalah sebanyak 30 persen UMKM atau 20 juta unit bergabung ke platform digital hingga akhir tahun ini.

Diharapkan pada 2024, seluruh UMKM di Indonesia yang saat ini tercatat berjumlah 65 juta unit, sudah bergabung dengan ekosistem digital.