Komitmen Bekraf Untuk Mendukung Ekonomi Kreatif Indonesia

Regina Mone | 09 Januari 2019, 10:57 WIB

Jakarta, MNEWS.co.id - Kontribusi besar ekonomi kreatif bagi PDB Indonesia membuat pemerintah yakin bahwa ekonomi kreatif dapat menjadi pilar pembangunan ekonomi nasional. Untuk itu, Presiden Joko Widodo membentuk Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) agar Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif dunia pada tahun 2030.

Selama empat tahun terakhir, BEKRAF mewujudkan visi tersebut melalui lebih dari 250 program nasional dan 87 program internasional di 32 negara. Dedikasi dan konsistensi BEKRAF melalui enam deputi dalam melaksanakan program yang berkelanjutan selama empat tahun terakhir telah berbuah positif. Ekonomi kreatif menunjukkan pertumbuhan PDB, tenaga kerja, dan ekspor yang signifikan. Ekonomi kreatif menghasilkan kontribusi bagi PDB Indonesia yang mengagumkan, yaitu senilai 922,58 triliun rupiah dan kenaikan sebesar 4,95% di tahun 2016. 

Jumlah yang tak kalah impresif juga ditampilkan oleh penyerapan tenaga kerja industri kreatif indonesia. Memperkerjakan 16,9 juta orang atau total 14,28% tenaga kerja di Indonesia, industri kreatif adalah sektor paling aktif dan inklusif di Indonesia dengan penyerapan tenaga kerja dari berbagai kategori umur, jenis kelamin, dan latar belakang. Nilai ekspor industri kreatif di tahun 2016 pun mencapai 20 miliar Dollar, atau 13,77% dari total nilai ekspor Indonesia. Sebuah bukti peran penting industri kreatif sebagai sektor penghasil ekspor terbesar di luar sektor minyak dan gas. Tak hanya itu, BEKRAF juga berhasil meningkatkan minat dan kesadaran mengenai ekonomi kreatif Indonesia.

Melalui kegiatan-kegiatan berkelanjutan selama empat tahun terakhir, BEKRAF telah menarik lebih dari 44.000 pelaku kreatif. Pencapaian-pencapaian tersebut adalah bukti pertumbuhan menyeluruh ekonomi kreatif yang membawa Indonesia menjadi salah satu dari 4 ekonomi teratas dunia. Untuk mempertahankan itu, BEKRAF berkomitmen untuk terus mendukung talenta kreatif Indonesia bergerak maju melalui berbagai program pengembangan ekosistem kreatif yang inklusif, agar Indonesia bisa menjadi pusat ekonomi kreatif dunia.

Tentang Penulis
Regina Mone
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar