idEA Targetkan Angka Transaksi Rp7,8 Triliun di Harbolnas 2019

Regina Mone | 07 November 2019, 13:37 WIB

Jakarta, MNEWS.co.id - Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menargetkan total angka transaksi sebesar Rp7,8 triliun pada Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 2019 yang akan berlangsung pada 12 Desember 2019 atau meningkat sebesar 14,7% dari penyelenggaraan Harbolnas 2018.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia, Ignatius Untung, dalam acara Media Luncheon Harbolnas-idEA 2019 di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Untung menjelaskan jika pada penyelenggaraan Harbolnas 2018, tercatat ada sebanyak 254 platform online yang resmi berpartisipasi dengan total angka transaksi mencapai Rp6,8 triliun. Angka ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan dari penyelenggaraan Harbolnas 2017 yang mencatatkan total angka transaksi sebesar Rp4,8 Triliun.

Menginjak tahun ke-9 penyelenggaraannya, idEA berharap dalam pelaksanaan Harbolnas 2019 akan terjadi pertumbuhan baik dalam jumlah peserta maupun total angka transaksi.

“Tahun ini kita menargetkan (jumlah peserta) bertambah, gak terlalu agresif lah, dari 254 naik ke 300. Tahun ini kita menargetkan (total transaksi) masih bertumbuh, mungkin tumbuhnya tidak sebesar sebelumnya, kita menargetkan naik ke Rp7,8 triliun,” jelas Untung.

Terkait penyelenggaraan Harbolnas, ini merupakan tahun kedua idEA terlibat dalam kegiatan tersebut. idEA memutuskan untuk ikut bergabung di pelaksanaan Harbolnas 2018 karena adanya keprihatinan terkait ditemukannya isu diskon palsu berupa penggelembungan harga yang dilakukan oleh pemain-pemain yang nakal dan kurang bertanggung jawab.

Jika isu tersebut dibiarkan, maka reputasi dari industri digital yang akan hancur. Kepercayaan yang sedang dibangun dari industri yang usianya masih muda ini akan menjadi korban.

Sehingga pada Harbolnas 2018 idEA memutuskan untuk bergabung dengan syarat, semua pemain harus setuju untuk berkomitmen bahwa mereka tidak akan secara sengaja melakukan praktik promosi yang tidak etis.

Itulah mengapa untuk melindungi konsumen, dalam Harbolnas 2019 yang akan dilaksanakan pada 12 Desember 2019 (12.12), idEA menekankan perhatian mereka pada menghindari munculnya isu diskon palsu dengan menghadirkan promosi yang fair dan perlindungan konsumen.

Hal menarik dalam gelaran Harbolnas 2019 adalah jejaring baru yang akan dibuka oleh idEA. Ketua Umum idEA, Ignatius Untung, menjelaskan bagaimana pihaknya ingin mensosialisasikan seluas mungkin sektor perdagangan digital melalui Harbolnas 2019.

Tidak hanya terbatas pada marketplace, idEA juga akan menjajaki kemungkinan bergabungnya platform ride hailing, fintech, healthtech, hasil bumi lokal, travel, serta apapun platform penyedia jasa serta produk yang berbasis teknologi dan melakukan transaksi secara online.

Tentang Penulis
Regina Mone
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar