Maryono selaku Koordinator Presidium Himpuni. (Foto: Roni M)

Jakarta, MNEWS.co.id – Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) mendorong tumbuhnya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari kalangan kampus. Usulan ini lahir dari hasil penelitian yang dilakukan secara daring semasa pandemi covid-19.

Maryono selaku Koordinator Presidium Himpuni, mengatakan dari hasil riset yang telah dilakukan itu diperoleh hasil bahwa UMKM perlu dukungan untuk bangkit. Selanjutnya, UMKM memerlukan akses pasar ritel.

“Lalu usulan pengembangan start up di UMKM kampus, mahasiswa ternyata berpotensi menjadi eksportir serta pengembangan ekosistem start up terpadu,” katanya.

Maryono menjelaskan secara khusus Tim UMKM Himpuni menyerahkan hasil kajian kepada Menteri Koperasi dan UKM  RI Teten Masduki. Tidak itu saja, Himpuni juga menandatangani kesepakatan bersama dengan Aprindo dan GPEI.

“Himpuni mau memperjuangkan UKM kampus go nasional, go global,” kata Maryono.

Pada kesempatan itu, Teten menyambut baik dan menyatakan siap bekerja sama dengan Himpuni dalam memajukan UKM, khususnya di kampus-kampus.


Teten menambahkan bahwa skema program pemerintah terhadap UKM di Indonesia, mulai dari pemberian insentif pajak sampai relaksasi dan restrukturisasi kredit UMKM, baik melalui penundaan angsuran maupun subdisi bunga.

“Kami rasa bisa menyiapkan sejumlah pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kualitas UKM, sehingga lebih berdaya saing tinggi,” kata Teten.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here