Gandeng Gojek, Kemenkop Tingkatkan Daya Saing Pelaku UMKM

Regina Mone | 09 Juli 2019, 07:40 WIB

Jakarta, MNEWS.co.id - Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa selaku pengelola Go-Jek memberikan pelatihan wirausaha. Kerja sama ini dilakukan dalam upaya meningkatkan pengembangan usaha dan pemasaran para pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pelatihan yang mengambil tema 'Pelatihan Digital Marketing Go-Nusantara' ini dibuka oleh Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan SDM Perkoperasian, Talkah Badrus di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Selain Talkah Badrus, acara tersebut juga dihadiri Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jakarta Selatan II, Rizaldi dan Senior Manager Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Go-Jek, Presthysa Nagitha. 

"Kerja sama ini dilakukan karena kami rasakan pembinaan terhadap UMKM dalam kaitannya dengan pengembangan usaha, khususnya di bidang pemasaran, saat ini sangat diperlukan, terutama berkaitan dengan perkembangan informasi teknologi," ujar Talkah dalam sambutannya mengutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, para pelaku usaha, mau tidak mau harus mulai mengikuti perkembangan teknologi. Kerja sama seperti ini, katanya, sangat diperlukan karena sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki kemampuan atau pengetahuan di bidang teknologi, sehingga pengembangan usahanya dapat dikategorikan sulit berkembang atau jauh tertinggal dengan UMKM yang lebih dulu mengikuti perkembangan teknologi.

"Kemenkop-UKM melakukan kerja sama dengan Go-Jek ini, tidak lain bertujuan untuk mendorong para pelaku UMKM melek terhadap teknologi. Maka, tindak lanjut dari MoU sebelumnya, kita melakukan pelatihan-pelatihan, termasuk usaha menggunakan teknologi, dengan program 'Go Nusantara', yakni Gerakan Online Nusantara," tambahnya. 

Berdasarkan data Kemenkop-UKM, pada 2018, 99% industri Indonesia ditopang oleh UMKM. Dengan total 62 juta unit yang tersebar di berbagai wilayah di nusantara, UMKM menjadi solusi dalam menciptakan banyak lapangan kerja, di mana UMKM merupakan basis terbesar di Tanah Air dalam upaya meningkatkan perekonomian nasional. 

Kolaborasi antara Kemenkop-UKM dan Go-Jek ini diharapkan menjadi solusi dari tantangan-tantangan para pelaku UMKM melalui pelatihan dan edukasi bagi para pelaku UMKM agar mereka dapat mengakses pasar yang lebih luas melalui teknologi.

"Program ini diharapkan dapat menciptakan dampak sosial yang positif dalam skala besar bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Sementara itu, Presthysa Nagitha selaku  Senior Manager Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Gojek, mengatakan, UMKM berpotensi untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. "Namun, terdapat tantangan yang dihadapi oleh UMKM mulai dari keterbatasan pada akses pasar yang lebih luas, akses ke teknologi, serta akses pada peningkatan skill," ujarnya. 

Karena itu, dia menyatakan, Go-Jek sebagai perusahaan teknologi di Indonesia berkomitmen untuk membantu para pengusaha UMKM dalam meningkatkan skala bisnis dan memperluas pasarnya.

"Komitmen ini ditunjukkan melalui program Gojek Wirausaha #GerakanOnlineNusantara (Go-Nusantara), sebuah program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh Gojek kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka," ujarnya menambahkan.

Presthysa mengatakan, tujuan dilakukannya kegiatan Go-Nusantara ini, antara lain, peserta dapat mengetahui bagaimana cara mengembangkan bisnis mereka melalui platform digital yang sudah tersedia.

Program ini, lanjut Presthysa, bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia bisa menjadi naik kelas dengan masuk ke dunia digital.

"Peserta juga dapat memiliki akses pasar yang lebih luas dalam memasarkan produk usahanya," pungkasnya.

Tentang Penulis
Regina Mone
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar