Anugerahkan Piala Natamukti, Menkop UKM: UKM Tanggung Jawab Bersama

Dewi Fadhilah Soemanagara | 15 November 2018, 13:51 WIB

Tangerang Selatan, MNEWS.co.id – Menkop UKM Puspayoga menegaskan kemajuan Usaha Kecil Menengah (UKM) bukan lagi semata-mata tanggung jawab Kemenkop dan UKM, tetapi sudah menjadi tanggung jawab bersama khususnya Kepala Daerah Kabupaten/Kotamadya.

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi yang telah diberikan Kepala Daerah dalam mendukung UKM yang berarti juga memajukan perekonomian Indonesia," kata Menteri Puspayoga pada Penganugerahan Piala Natamukti 2018, dan Gebyar UKM di Puspiptek Tangsel, Kamis (15/11/18).

Acara yang diiniasi ICSB (International Council for Small Business) itu dihadiri Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany selaku tuan rumah, Bupati/Walikota penerima penghargaan Natamukti 2018, dan para pelaku UKM se-Tangsel.

Menkop UKM Puspayoga pada Penganugerahan Piala Natamukti 2018, dan Gebyar UKM
di Puspiptek Tangsel, Kamis (15/11/18). Foto: (doc/KemenkopUKM)

Puspayoga mengatakan, kepedulian kepala daerah kepada UKM akan memberikan dampak berarti bagi perkembangan dan kemajuan UKM. Dan pada ujungnya, kepedulian itu akan mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku UKM.

Ia juga menyatakan dukungan dan apreasiasi kepada ICSB Indonesia dalam melaksanakan penganugerahan Piala Natamukti 2018 ini. Piala Natamukti sendiri telah memasuki tahun ketiga, dengan perbaikan-perbaikan yang terus dilakukan, mulai dari proses penilaian hingga penganugerahan pemenang.

Dalam hal ini Kemenkop dan UKM terus berdialog terkait keseluruhan proses yang dijalankan, agar mampu menjaring daerah-daerah yang berprestasi dalam mengembangkan UKM, khususnya terkait aksesbilitas UKM terhadap pasar, kualitad produk dan pengoperasian usaha dari para UKM.

Tiga Kategori Natamukti

Chairman ICSB Hermawan Kartajaya menjelaskan, penganugerahan Piala Natamukti 2018 terbagi dalam tiga kategori, pertama Natamukti, yaitu kota/kabupaten yang berhasil mendorong kemajuan dan menciptakan ekosistem bagi UKM. Kedua, kategori Natamukti Nindya Granapavara, yaitu kota/kabupaten yang berhasil mempertahankan piala Natamukti yang telah diraihnya tahun lalu. Ketiga, kategori Natamukti Nindya, yang merupakan penghargaan tertinggi dan diberikan pada kota/kabupaten yang berhasil menaikkan daya saing UKM ke tingkat regional bahkan Internasional.

Ada 44 kota/kabupaten penerima penghargaan, terdiri 19 kota penerima Natamukti yaitu:

  1. Kota Medan
  2. Kota Jambi
  3. Kota Palembang
  4. Kota Tangerang Selatan
  5. Kota Cimahi
  6. Kota Bandung
  7. Kota Tasikmalaya
  8. Kota Surakarta
  9. Kota Semarang
  10. Kota Pontianak
  11. Kota Cirebon
  12. Kota Balikpapan
  13. Kota Banjarmasin
  14. Kota Bitung
  15. Kota Gorontalo
  16. Kota Palopo
  17. Kota Denpasar
  18. Kota Bontang
  19. Kota Jakarta Timur

Selanjutnya 18 kabupaten penerima piala Natamukti yaitu :

  1. Kabupaten Boyolali
  2. Kabupaten Karanganyar
  3. Kabupaten Kulonprogo
  4. Kabupaten Deli Serdang
  5. Kabupaten Bintan
  6. Kabupaten Jember
  7. Kabupaten Trenggalek
  8. Kabupaten Tuban
  9. Kabupaten Minahasa Selatan
  10. Kabupaten Purwakarta
  11. Kabupaten Pasuruan
  12. Kabupaten Sidoardjo
  13. Kabupaten Jeneponto
  14. Kabupaten Klungkung
  15. Kabupaten Wonosobo
  16. Kabupaten Gowa
  17. Kabupaten Lamongan
  18. Kabupaten Sukabumi

Lalu piala Natamukti Nindya Ganapravara, yaitu Kabupaten Kulon Progo, Kota Denpasar, Kota Bandung dan Kota Tangerang Selatan. Terakhir penghargaan Natamukti Nindya yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Banyuwangi.

Diharapkan Piala Natamukti ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kota/kabupaten yang berhasil menciptakan ekosistem subur bagi UKM, tetapi juga menjadi motivasi bagi daerah-daerah lainnya di Indonesia untuk bersama-sama berkolaborasi memajukan perekonomian bangsa.

Tentang Penulis
Dewi Fadhilah Soemanagara
Deskripsi penulis tidak tersedia


TAMBAHKAN KOMENTAR

Silahkan Masuk untuk berkomentar.

KOMENTAR

Memuat... Belum Ada Komentar